Project 3

Kim Seokjin diminta sang ayah untuk memilih satu dari tiga orang yang akan melamarnya. Tapi, ia sungguh tak ingin melepas tiga partner bercinta yang sudah dimilikinya.

Diam-diam ketiga partner Seokjin menyusun rencana untuk bersaing dan mendapatkan hak mereka.

Namjoon, Jungkook, Taehyung—apa yang mereka rencanakan?

“Tiga, atau tidak sama sekali.”

Teman Tapi Mandi

Kim Namjoon berusaha keras menahan perasaannya pada Kim Seokjin, ia tak ingin merusak persahabatan dan takut malah menghadirkan konflik perasaan.

Namjoon tidak tahu, bahwa Seokjin menjalin hubungan dengan orang lain hanyalah untuk mengalihkan perasaan terhadap Namjoon. Sebab tak ingin merusak persahabatannya dengan teman kecilnya itu.

Tapi, sore itu mereka tak bisa menahannya lagi. Pergi mandi bersama, membuat percakapan kotor yang mendebarkan … dan berakhir di dalam pernikahan. Melanjutkan level baru di dalam pertemanan mereka; menjadi teman hidup untuk selamanya.

Latch ii — Hookup-Culture!

Dia bertingkah selayaknya laki-laki sejati; dengan mengusap noda merah itu dengan buaian ibu jari. Laki- laki cantik itu tersipu. Senyumnya masih sama teduh, seraya menganggukkan terima kasih walau hanya berupa bisikan.

Taehyung sudah menang ketika laki-laki itu menampakkan diri di depan restoran Perancis yang sudah ia pesan dengan meja untuk dua orang, dan disuguhi segelas anggur merah terbaik.

Taehyung tahu dia sudah pasti menang, ketika laki-laki itu muncul dalam balut pakaian yang membuai inderanya, dengan lembar demi lembar setelan hitam tipis pas badan, tiga kancing teratas terbuka yang meninggalkan segala hal untuk memanjakan fantasinya terhadap dua bongkah daging sekal yang nampaknya menyesakkan karena harus dibelenggu hanya dengan sebuah kancing, celana kain yang membungkus sepanjang kaki jenjang, dan—ya Tuhan, apakah laki-laki itu sedang menggunakan sepatu hak tinggi?

Beranda
Cari
Bayar
Order
Donate
error: Content is protected!!!